10 Okt 2012

• musim haji •

Musim  haji tahun ini mengingatkanku pada musim haji tahun lalu 2011....
Aku dan seluruh keluarga, mengantarkan Ibu dan Bulekku...
Rasanya sedih campur bahagia, terharu tapi senang...
Dalam hati, ingin menemani, ikut pergi ke Tanah Suci.
Hari yang dilalui lambat berganti....



Roaming Internasional pun tidak menjadi masalah bagi kami, untuk saling memberi kabar.
Jika di total, habis ratusan ribu rupiah hanya untuk telpon-telponan dan smsan.
tidak berasa....mendengar suara Ibu saja, sudah membayar semuanya.
kurang lebih 40hari, Ibu berasa disana....tapi terasa lama bagiku,
Aku sering bepergian dan meninggalkan kecemasan pada Ibuku...
Tapi, aku merasa kesepian saat Ibu yang pergi..... Tidak adil pikirku....

Penantian selama 40hari, menyadarkanku....
bahwa aku bukan apa-apa tanpa Ibuku....
Ku rindukan ajakan sholat berjamaah....
Ku rindukan marahnya ketika aku tidak sholat tepat waktu.....
Dan semuanya terbayar, ketika kami rela hujan-hujanan menjemput Ibu di Pendopo Kabupaten.
Isak tangis kebahagiaan, terdengar dari para penjemput. tak hanya Aku dan Keluargaku saja hehehe.....
sampai kami berjejal, berduyun-duyun, dan dimarahi polisi....hahaha....
Mungkin dia tidak tau, rasa Rindu kami pada Keluarga kami

Kami peluk Ibu kami, Bulek kami....agar kami mendapatkan berkah Haji dan pelepas kerinduan kami...
Aku dan Kakak-kakaku, seluruh keluargaku menanti dengan bahagia, perasaan lega...
dan tak lupa, oleh-oleh dari sana untukku, sebuah cicin emas unik....
Trimakasih Ibu.... ^_^

Tahun Haji kali ini, sungguh menjadi motivasi untukku pergi....
semoga Allah memberikan rizki yang cukup, padaku dan pada keluargaku....serta kita semua...dan kemudahan untuk niat kita, agar kita bisa melaksanakan Ibadah Umroh dan Haji ke Tanah Suci....
Amin....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar