3 Okt 2012

◘ Hakikat Sabar ◘

Sabar itu adanya di dalam hati....
memang sangat tidak mudah menjadi orang sabar, apalagi menjaga hati dari sikap marah dan benci dalam menghadapi Takdir Allah ataupun perlakuan yang menyakitkan dari sesama manusia.


Mereka yang disakiti, didustakan, dituduh oleh sesamanya akan mendapat anugrah yang terindah dan rizky yang tidak bisa akan disangka-sangka datangnya dari Allah SWT, ketika mereka menerimanya dengan tenang, lapang hati dan kesabaran.


"Kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh".



Sabar adalah sebuah akhlak yang paling tinggi di antara sekian banyak perangai jiwa. Menurut Al-Junaid bin Muhammad: “Perumpamaan orang sabar adalah seperti orang yang meneguk minuman pahit, akan tetapi dia tidak mengerutkan mukanya dan tidak mengatakan bahwa itu pahit.”

Sabar adalah berusaha untuk bersikap layaknya orang yang tidak diterpa apa-apa ketika sedang ditimpa kesusahan. Tidak sedikit pun ada keluhan yang dia ungkapkan.

Ketahuilah, sesungguhnya datangnya kemenangan itu bersama dengan kesabaran. Bersama kesempitan pasti akan ada jalan keluar. Bersama kesusahan pasti akan ada kemudahan.” (HR. Abdu bin Humaid di dalam Musnadnya [636] (Lihat Durrah Salafiyah, hal. 148) dan Al Haakim dalam Mustadrak ‘ala Shahihain, III/624). (Syarh Arba’in Ibnu ‘Utsaimin, hal. 200)
Sabar adalah ketabahan hati.


nyakitkan dan gangguan yang timbul di luar kekuasaan manusia ataupun yang berasal dari orang lain


Sabar adalah separo iman, dan keyakinan adalah seluruh keimanan...(HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)

Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar. (HR Al Hakim)


Sabar yang sebenarnya ialah sabar pada saat bermula ( pertama kali) tertimpa musibah. 
(HR. Bukhari)

Ada tiga hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah, dan merahasiakan sodaqoh ( yang kita keluarkan). (HR. Ath-Thabrani)


Orang yang berbahagia adalah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar....(HR. Ahmad dan Abu Dawud)
 Dalam Surat Al Baqarah ayat 45

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

Artinya:
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',

Dan Juga Surat al Baqarah ayat 153

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ


Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. 


Allah menjelaskan bahwa Sabar adalah berat kecuali orang yang khusuk, tetapi sabar dapat dijadikan alat pertolongan dalam kesusahan.
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bersabar. Amin.

__ ♣ __

Tidak ada komentar:

Posting Komentar